Selasa, 11 Desember 2012

Perintah-Perintah Dasar CMD

Sekarang kita akan membahas sedikit tentang beberapa command dalam CMD [ command prompt ] pada windows. Command Prompt merupakan aplikasi bawaan windows yang menurut saya sangat bagus untuk kita pelajari. Untuk mengetahui perintah-peritah apa yang ada pada command promp silahkan ketikkan " help " dan dengan seketika akan muncul beberapa command yang bisa digunakan.
Antara lain:

copy & xcopy

Copy seperti namanya merupakan perintah untuk melakukan copy file. Sintaknya “ copy [nama file lengkap dengan extensinya ] [ tujuan ] “. Contohnya saya akan mengcopy file coba.doc pada drive D, ke kesebuah folder yang ada di drive C, misalkan nama foldernya " newFolder ", maka terlebih dulu masuk ke drive D lewat CMD dengan mengetikkan nama drive " D: " (tanpa tanda petik), selanjutnya ketikkan perintah " copy coba.doc C:\newFolder ", maka file coba.doc akan dicopy ke folder newFolder yang ada di drive C. Sebenarnya kita juga bisa mengcopy file tersebut tanpa harus masuk ke drive D terlebih dahulu dengan catatan anda harus tahu terlebih dulu lokasi folder, nama dan type file yang ingin anda tersebut, seperti contoh tadi berarti anda harus ketikkan perintah berikut " copy D:\coba.doc C:\newFolder ".

Bagaimana jika kita ingin mencopy satu folder sekaligus?
Kita juga bisa menggunakan perintah copy biasa, akan tetapi nama folder tersebut tidak ikut tercopy, yang tercopy hanya isinya doang. Disinilah kita bisa menggunakan perintah " xcopy ". Misalkan kita ingin mengcopy folder di Drive D: yang terdiri dari banyak sub folder maka kita bisa ketikkan perintah " xcopy /e [namafolder] [drive tutujuan ]. " /e " merupakan perintah untuk melakukan copy terhadap subdirectory. Ada juga cara lain jika kita ingin mencopy dengan praktis dan cepat yakni dengan menggunakan extensi file tertentu. Contohnya jika saya ingin mengcopy semua file yang berekstensi *.txt yang ada di drive D: maka saya bisa ketikkan perintah " xcopy /s *.txt C:\newFolder ", maka setiap file dengan extensi *.txt akan tercopy ke folder newFolder di drive C.
Uniknya dengan perintah copy ini kita bisa mencopy suatu file kedalam file lainnya, misalnya ada dua file berextensi *.txt dengan nama a.txt dan b.txt, dengan perintah copy saya bisa menggabungkan kedua file tersebut, misalkan hasil gabungan filenya berextensi c.txt maka perintahnya “ copy /b a.txt + b.txt = c.txt “, perintah “ /b “ berarti dalam peritah copy tadi akan dilakukan copy binary juga. Dalam file c.txt akan tertulis isi dari file a.txt dan b.txt. Kita bisa menggabungkan file dengan type apapun, sehingga cara ini cocok kita gunakan untuk menyembunyikan suatu informasi peting, contohnya jika saya ingin mengirim pesan rahasia kepada teman saya, saya tidak perlu menggunakan ilmu kryptograpy untuk melakukannya, saya copykan saja pesannya ke dalam suatu file yang orang tidak mungkin akan curiga. Coba anda copykan sebuah file *.txt misalkan namanya a.txt dimana dalam a.txt terdapat pesan " ada bom " kedalam file berekxtensi *.jpg misalkan nama filenya gambar.jpg dengan perintah " copy /b gambar.jpg + a.txt = c.jpg "
perintah ini akan menghasilkan sebuah file baru dengan nama c.jpg, jika anda buka file tersebut maka gambar.jpg akan terbuka secara normal.
Terus pesan yang tadi dimana?
Jika anda ingin melihat pesan " ada bom " tadi anda klik kanan pada gambar.jpg tadi dan pilih open with menggunakan notepad, maka akan terlihat code ASCII untuk gambar.jpg tersebut, tulisan anda ada pada ujung code ASCII tadi.
Banyak orang juga menggunakan cara ini unutk menyembukan suatu file kedalam file tertentu misalnya taruh music atau video dalam file *.jpg. Syaratnya anda kompress dulu file yang ingin disembunyikan tadi menggunakan winzip atau winrar dan jika suatu saat anda ingin membuka file tersebut anda harus membuka file *.jpg tadi menggunakan winrar atau winzip selanjutnya tinggal di ekstrak. Yang perlu anda perhatikan dalam copy file kedalam file ini adalah urutannya. Misalkan perintah perintah 1 “copy /b gambar.jpg + file.zip = gambarbaru.jpg “ dan perintah 2 “copy /b file.zip + gambar.jpg += gambarbaru.jpg “. Pada perintah satu gambarbaru.jpg akan bisa terbuka normal dan perintah 2 gambarbaru.jpg tidak akan bisa terbuka.

Attrib

Attrib digunakan utnuk mengganti atau memberikan attribut suatu file. Attrib dikombinasikan dengan beberapa perinta diantaranya
+ memberikan attribut
- menghapus attribut
S system file attribut
H hidden file attribut
R read-only file attribut
A archiev file attribut

Contoh misalkan saya ingin memberikan attribut hidden dan read-only semua file berextensi *.txt pada drive D maka perintahnya adalah “ attrib +h +r *.txt /s “, maka semua file dengan ekstensi *.txt akan terhidden dan read only di drive D, untuk mengembalikannya kita hanya perlu merubah tanda plus menjadi minus. Ini sangat membantu jika kita ingin menyembunyikan file dalam jumlah yang banyak sekaligus.

Del

Del merupakan peritah untuk mendelete satu ata beberapa file. Untuk bisa mendelete suatu file, file tersbut tidak boleh terhidden. Jika ada kasus seperti kemarin saya menemukan virus sebangsa sality yang mengcopykan file *.lnk, *.inf dan *.db kesemua folder dan subfolder, saya menggunakan peritah del untuk menghaus sekaligus file tersebut, tapi karna file tersebut terhidden maka harus kita gantai dulu attribut file tersut dengan perintah seperti yang dijelaskan diatas tadi, baru kemuadian bisa saya delete, adapun perintahnya “ del *.lnk *.inf *.db /s “ maka perintah in akan melkuakn delete file susai ekstensi file yang kita ketikkan, “ /s “ berarti peritah del ini akan dilakukan juga ke semua sub folder.

Demikian artikel sederhana ini,.moga bermanfaat bagi yang membutuhkan..

174 perintah run (text Command) untuk Windows XP

Berikut ini adalah perintah-perintah run (text command) pada windows XP. Ada sebagian perintah yang berjalan jika sebuah software/aplikasi telah terinstal di sistem.

    Program Run Command

    Accessibility Controls = access.cpl

    Accessibility Wizard =  accwiz

    Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl

    Add/Remove Programs = appwiz.cpl

    Administrative Tools = control admintools

    Adobe Acrobat ( if installed ) = acrobat

    Adobe Distiller ( if installed ) =  acrodist

    Adobe ImageReady ( if installed ) = imageready

    Adobe Photoshop ( if installed ) = photoshop

    Automatic Updates = wuaucpl.cpl

    Basic Media Player = mplay32

    Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt

    Calculator calc Ccleaner(if installed) = ccleaner

    C: Drive = c:

    Certificate Manager = cdrtmgr.msc

    Character Map = charmap

    Check Disk Utility = chkdsk

    Clipboard Viewer = clipbrd

    Command Prompt = cmd

    Command Prompt = command

    Component Services =  dcomcnfg

    Computer Management =  compmgmt.msc

    Compare Files = comp

    Control Panel = control

    Create a shared folder Wizard = shrpubw

    Date and Time Properties = timedate.cpl

    DDE Shares = ddeshare

    Device Manager = devmgmt.msc

    Direct X Control Panel ( if installed ) = directx.cpl

    Direct X Troubleshooter = dxdiag

    Disk Cleanup Utility = cleanmgr

    Disk Defragment = dfrg.msc

    Disk Partition Manager = diskmgmt.msc

    Display Properties = control desktop

    Display Properties = desk.cpl

    Display Properties(w/Appearance Tab Preselected ) = control color

    Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32

    Driver Verifier Utility verifier Ethereal(if installed) = ethereal

    Event Viewer = eventvwr.msc

    Files and Settings Transfer Tool = migwiz

    File Signature Verification Tool =  sigverif

    Findfast =  findfast.cpl

    Firefox = firefox

    Folders Properties = control folders

    Fonts = fonts

    Fonts Folder = fonts

    Free Cell Card Game = freecell

    Game Controllers = joy.cpl

    Group Policy Editor ( xp pro ) = gpedit.msc

    Hearts Card Game = mshearts

    Help and Support = helpctr

    Hyperterminal = hypertrm

    Hotline Client =  hotlineclient

    Iexpress Wizard =  iexpress

    Indexing Service = ciadv.msc

    Internet Connection Wizard = icwonn1

    Internet Properties = inetcpl.cpl

    Internet Setup Wizard = inetwiz

    IP Configuration =  ipconfig /all

    IP Configuration (Display DNS Cache Contents) =  ipconfig /displaydns

    IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) =  ipconfig /flushdns

    IP Configuration (Release All Connections) =  ipconfig /release

    IP Configuration (Renew All Connections) =  ipconfig /renew

    IP Config (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) = ipconfig /registerdns

    IP Configuration (Display DHCP Class ID) =  ipconfig /showclassid

    IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) =  ipconfig /setclassid

    Java Control Panel ( if installed ) = picpl32.cpl

    Java Control Panel ( if installed ) =  javaws

    Keyboard Properties = control keyboard

    Local Security Settings =  secpol.msc

    Local Users and Groups =  lusrmgr.msc

    Logs You Out of Windows =  logoff

    Malicious Software Removal Tool = mrt

    Microsoft Access ( if installed ) =  access.cpl

    Microsoft Chat = winchat

    Microsoft Excel ( if installed ) = excel

    Microsoft Diskpart = diskpart

    Microsoft Frontpage ( if installed ) = frontpg

    Microsoft Movie Maker = moviemk

    Microsoft Management Console = mmc

    

    Microsoft Narrator =  narrator

    Microsoft Paint = mspaint

    Microsoft Powerpoint = powerpnt

    Microsoft Word ( if installed ) = winword

    Microsoft Syncronization Tool = mobsync

    Minesweeper Game = winmine

    Mouse Properties = control mouse

    Mouse Properties = main.cpl

    MS-Dos Editor = edit

    MS-Dos FTP =  ftp

    Nero ( if installed ) =  nero

    Netmeeting = conf

    Network Connections = control netconnections

    Network Connections = ncpa.cpl

    Network Setup Wizard = netsetup.cpl

    Notepad = notepad

    Nview Desktop Manager ( if installed ) = nvtuicpl.cpl

    Object Packager =  packager

    ODBC Data Source Administrator = odbccp32

    ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl

    On Screen Keyboard = osk

    Opens AC3 Filter ( if installed )= ac3filter.cpl

    Outlook Express = msimn

    Paint =  pbrush

    Password Properties = password.cpl

    Performance Monitor = perfmon.msc

    Performance Monitor = perfmon

    Phone and Modem Options = telephon.cpl

    Phone Dialer = dialer

    Pinball Game = pinball

    Power Configuration =  powercfg.cpl

    Printers and Faxes = control printers

    Printers Folder=  printers

    Private Characters Editor = eudcedit

    Quicktime ( if installed ) = quicktime.cpl

    Quicktime Player ( if installed ) = quicktimeplayer

    Real Player ( if installed ) =  realplay

    Regional Settings =  intl.cpl

    Registry Editor = regedit

    Registry Editor = regedit32

    Remote Access Phonebook = rasphone

    Remote Desktop = mstsc

    Removable Storage = ntmsmgr.msc

    Removable Storage Operator Requests =  ntmsoprq.msc

    Resultant Set of Policy ( xp pro ) = rsop.msc

    Scanners and Cameras = sticpl.cpl

    Scheduled Tasks control=  schedtasks

    Security Center = wscui.cpl

    Services = services.msc

    Shared Folders =  fsmgmt.msc

    Sharing Session =  rtcshare

    Shuts Down Windows = shutdown

    Sounds Recorder = sndrec32

    Sounds and Audio = mmsys.cpl

    Spider Solitare Card Game =  spider

    SQL Client Configuration = clicongf

    System Configuration Editor =  sysedit

    System Configuration Utility = msconfig

    System File Checker Utility ( Scan Immediately ) = sfc /scannow

    System File Checker Utility ( Scan Once At Next Boot ) = sfc /scanonce

    System File Checker Utility ( Scan On Every Boot ) = sfc /scanboot

    System File Checker Utility ( Return to Default Settings) = sfc /revert

    System File Checker Utility ( Purge File Cache ) = sfc /purgecache

    System File Checker Utility ( Set Cache Size to Size x ) =  sfc /cachesize=x

    System Information msinfo32 System Properties =  sysdm.cpl

    Task Manager = taskmgr

    TCP Tester  = tcptest

    Telnet Client =  telnet

    Tweak UI ( if installed ) = tweakui

    User Account Management = nusrmgr.cpl

    Utility Manager utilman

    Volume Serial Number for = C: label

    Volume Control =  sndvol32

    Windows Address Book = wab

    Windows Address Book Import Utility = wabmig

    Windows Backup Utility ( if installed ) = ntbackup

    Windows Explorer = explorer

    Windows Firewall = firewall.cpl

    Windows Installer Details = msiexec

    Windows Magnifier = magnify

    Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc

    Windows Media Player = wmplayer

    Windows Messenger = msnsgs

    Windows Picture Import Wizard (Need camera connected) = wiaacmgr

    Windows System Security Tool = syskey

    Windows Script host settings =  wscript

    Widnows Updte Launches = wupdmgr

    Windows Version ( shows your windows version ) = winver

    Windows XP Tour Wizard =  tourstart

    Wordpad = write

    Zoom Utility =  igfxzoom

















Tips menciptakan PC cepat yang tidak berisik

Tips menciptakan PC cepat yang tidak berisik - Menciptakan PC dengan kecepatan yang luar biasa tinggi sudah merupakan suatu hal yang biasa. Namun, bagaimana cara menciptakan sebuah PC yang tidak hanya cepat, namun juga tidak menimbulkan suara yang berisik?

Memiliki seperangkat PC dengan kecepatan tinggi adalah merupakan impian bagi seluruh penggemar PC. Dengan PC berkecepatan tinggi, sudah barang tentu Anda bisa melakukan pekerjaan dan kegiatan apa saja yang diinginkan. Bagi Anda penggemar gaming misalnya, kegiatan bermain game-game 3D terkini seperti Doom 3, F.E.A.R atau Call of Duty 2 akan terasa sangat menarik dengan karakter-karakter yang bergerak halus dan tidak terkesan patah-patah. Begitu juga jika Anda adalah seorang pekerja seni grafis, bisa menjalankan aplikasi pengolahan grafis dengan lebih lancar dan cepat tanpa ada gangguan delay yang berarti.

Semua itu bisa Anda lakukan jika menggunakan PC dengan kecepatan tinggi yang tentunya didukung juga dengan perangkat lain seperti VGA, RAM, dan processor. Selain digunakan untuk bermain dan bekerja, Anda juga bisa menciptakan sebuah pusat hiburan all-in-one di dalam satu rumah, baik itu untuk melihat tayangan televisi, melihat film-film DVD, dan mendengarkan musik. Syaratnya cuma satu, Anda diharuskan memiliki sebuah perangkat PC yang mempunyai kecepatan tinggi, namun selain kecepatan fitur-fitur yang
lainnya juga perlu Anda perhatikan.

Saat ini jika Anda mempunyai budget minimal sebesar US$600 atau sekitar Rp5.400.000, sudah bisa merakit sebuah PC gaming dengan kecepatan yang lumayan tinggi (dalam hal ini PC gaming kami samakan dengan PC grafis). Namun, dengan harga tersebut Anda tidak akan mendapatkan spesifi kasi dan performa yang sama dalam komputer built-up. Maka dari itu, kami menyarankan sebisa mungkin untuk merakit sendiri PC Anda. Dengan komposisi komponen yang tepat, Anda akan mendapatkan sebuah PC yang andal dengan harga yang terjangkau. Berikut contoh komposisi komponen dengan hasil yang cukup memuaskan.

Gunakan prosessor AMD Athlon 64 3000+ (Socket 939), dipilih karena perbandingan harga dan performa yang cukup bagus dibandingkan yang lain. Motherboard pilih yang ber-chipset nForce 4 SLI, RAM gunakan sebesar 1 GB (2x512 MB dual-channel) dan video card ber-chipset GeForce 7600 GS. Untuk perangkat tambahan lainnya—seperti sound card—sebenarnya sound card onboard pun sudah mencukupi, namun jika Anda menginginkan kualitas suara yang lebih bagus, bisa memilih Sound Blaster Audigy 2 Value.

Media penyimpanan pilih minimal yang berkapasitas 40 GB, karena game-game saat ini rakus akan ruang (satu game setelah diinstalasi mampu mencapai 4 GB). Optical Drive bisa Anda pilih produk dari Lite-On, usahakan untuk memilih jenis combo drive. Yang terakhir adalah casing, sebagai contoh Anda bisa memilih Antec Sonata II dengan PSU (power supply unit) sebesar 450 watt. Dengan contoh komposisi seperti itu, Anda sudah bisa memainkan game 3D paling berat yang ada saat ini yaitu F.E.A.R, meskipun dengan keterbatasan di sana-sini.

Fast and Silent

Bisa diartikan cepat dan tidak berisik. Sebuah PC yang super cepat pasti tidak terhindar dari suara berisik yang dikeluarkan dari dalam casing. Banyak faktor yang bisa menyebabkan suara-suara berisik yang cukup mengganggu tersebut. Entah suara itu berasal dari kipas casing yang terlalu besar, kipas PSU, kipas heatsink processor dan kipas heatsink VGA, ataupun malah suara berisik tersebut disebabkan oleh goncangan saat harddisk bekerja.

Pada rubrik “Cover Story” kali ini kami akan mencoba memberikan sedikit panduan untuk menciptakan sebuah PC yang cepat, namun tidak mengeluarkan suara berisik. Terutama jika meletakkan PC dekat dengan tempat tidur Anda. Panduan ini akan dibagi  menjadi beberapa bagian, antara lain menge nai beberapa jenis komponen pendukung yang disarankan, jika Anda berencana membeli komponen PC yang baru seperti VGA, CPU Cooler, dan processor.

Pada bagian lain, kami akan memberikan panduan untuk mengoptimalkan kemampuan komponen yang sudah ada, seperti melakukan setting clock pada processor, mengganti kipas heatsink baik pada processor maupun video card, pengoptimalan driver-driver dan aplikasi, serta penambahan material lain seperti acousti-Pack foam untuk bisa meredam suara berisik dalam casing.

Setelah mengikuti panduan dari kami tersebut, diharapkan Anda mampu menciptakan sebuah PC dengan kecepatan tinggi, namun dengan tingkat suara berisik yang rendah.

Barangkali setelah lebaran uang THR Anda masih tersisa atau bagi Anda yang masih pelajar dan mahasiswa memperoleh uang saku yang berlebih selama lebaran, mungkin sudah saatnya Anda memiliki sebuah PC supercepat dan tidak berisik yang selama ini Anda impikan.

Komponen yang Disarankan

1. Video Card : Pilih yang Menggunakan Pendingin Pasif
Saat ini hampir semua produsen video card mempunyai produk dengan pendingin pasif. Namun tentunya, tidak semua pendingin pasif bisa diaplikasikan ke dalam produk yang memakai chip kelas high-end, karena chip dengan kelas seperti itu cenderung menimbulkan panas yang cukup tinggi sehingga tidak cukup jika hanya didinginkan dengan menggunakan pendingin pasif saja. Untuk video card dengan pemakaian chip high-end, kami sarankan Anda menggunakan pendinginan dengan sistem water cooling. Tentunya jika Anda bisa membeli sebuah video card high-end, membeli pendingin dengan sistem water cooling tidak akan menjadi masalah lagi bagi Anda.

Kerugian dari pendingin pasif: Karena bentuk desainnya yang cenderung cukup besar dan memakan tempat di dalam casing, maka secara tidak langsung mempengaruhi sirkulasi udara di dalam casing menjadi terganggu sehingga kipas exhaust dalam casing harus bekerja secara ekstra. Karena bentuk desainnya tersebut, sistem pendingin pasif biasanya juga menutup beberapa slot di sebelahnya yang ada di motherboard sehingga slot tersebut tidak bisa difungsikan.

2. PSU (Power Supply Unit) dengan Kipas Berukuran Besar
Saat ini beberapa produsen PSU sudah mempunyai produk PSU dengan kipas besar  berukuran 12 cm, namun meski berukuran besar tingkat kebisingan yang dihasilkan sangatlah kecil (low noise). Kita ambil saja contoh produk-produk dari AcBel, Silentmaxx, dan Silverstone. Namun, tentu saja Anda harus menebusnya dengan harga yang cukup mahal (harga paling murah sekitar US$142). Untuk urusan PSU ini, Anda cukup menyediakan PSU dengan kemampuan power rating sebesar 450 watt karena dengan power rating sebesar itu Anda sudah bisa menggunakan teknologi SLI atau Crossfire.

Jika ingin lebih berhemat, Anda bisa membeli casing yang sudah menyertakan PSU di dalamnya. Casing yang mempunyai PSU dengan performa yang bagus dan tingkat kebisingan yang rendah adalah Antec Sonata II.

3. Processor: Pilih yang Berjenis Mobile Technology
Anda bisa memilih salah satu di antara dua tipe processor yang bisa digunakan, AMD Turion 64 (X2) atau Intel Core Duo, kedua jenis processor tersebut biasa digunakan dalam notebook. Saat ini memang processor jenis mobile bekerja lebih efi sien dibandingkan prosessor jenis desktop.

Selain kebutuhan voltase yang diperlukan lebih sedikit, processor jenis mobile ini tidak menimbulkan panas yang terlalu besar sehingga tugas dari heatsink dan fan tidak terlalu berat. Anda bisa memilih varian Ultra Low Voltage dari Core Duo, yaitu L2300 dan L2400 di mana keduanya menawarkan konsumsi daya yang sangat sedikit. Selain itu Anda juga bisa memilih prosessor dari AMD, yaitu Turion 64 MT-28 dan Turion 64 MT-30.

Sesuaikan juga motherboard yang akan Anda beli dengan processor tersebut. Bila memungkinkan pilih motherboard dengan pendinginan pasif yang menggunakan heatpipe pada kedua chipset-nya. Memang harga akan menjadi sedikit lebih mahal jika Anda menggunakan motherboard dan processor berjenis mobile. Namun, tentu saja performa yang diberikan akan sepadan dengan harganya.

Ciptakan PC yang Lebih Tenang

4. Menurunkan Clockspeed Processor
Cara tersebut adalah yang paling mudah dan paling efektif untuk mengurangi suara berisik yang berasal dari kipas heatsink. Jika BIOS motherboard Anda memiliki fitur untuk mengubah frekuensi clock speed dari processor, Anda bisa menurunkan sedikit frekuensi clock speed-nya. Dengan begitu panas dari processor akan berkurang sehingga pekerjaan dari kipas heatsink processor akan lebih ringan, maka otomatis suara yang dihasilkan akan lebih tenang.

Namun dengan menggunakan cara ini, kemampuan PC Anda tidak akan bisa maksimal dan cenderung menurun. Anda tinggal memilih, ingin PC Anda berkemampuan penuh dan maksimal, namun menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu atau kemampuan PC Anda menurun sedikit serta tidak menimbulkan bunyi yang berisik.

Jika berniat mengubah frekuensi clock speed dari processor Anda, masuk ke dalam menus BIOS (biasanya dengan menekan tombol DEL). Kemudian masuk ke dalam menu “Advanced”, kemudian pilih “CPU Configuration” dan “CPU FSB Frequency”.

Di sini Anda bisa mengubah FSB (Front Side BUS) clock yang mempengaruhi performa dari sebuah processor. Sampai di sini ubah nilai FSB yang ada di dalamnya biasanya bernilai antara 100-266 MHz, turunkan hingga maksimal 25% dari nilai default-nya.

Setelah selesai mengubah FSB-nya, tekan F10 untuk menyimpannya dalam BIOS kemudian restart kembali PC Anda. Setelah proses restart selesai, PC Anda akan menurun kinerjanya, namun tentu saja tidak ada suara berisik yang keluar dari heatsink processor-nya.

5. AMD Athlon 64 : Penggunaan Driver Processor dan Fitur dari BIOS
Jika Anda memiliki processor AMD Athlon 64, maka untuk menghilangkan bunyi berisik yang disebabkan oleh kipas heatsink akan bisa Anda atasi dengan mudah. Karena pada beberapa motherboard ber-platform AMD sudah mendukung fitur yang disebut AMD Cool ‘n Quiet Technology. Fitur yang satu ini memang tidak banyak diketahui oleh pengguna computer pemula, padahal jika Anda mengaktifkan fitur ini maka selain bisa mengatur voltase yang dikeluarkan untuk processor, fitur ini juga bisa mengurangi panas dari processor tersebut secara otomatis.

Pada setting standar BIOS, fungsi ini memangselalu dinonaktifkan. Untuk mengaktifkannya cukup mudah, masuk terlebih dahulu ke dalam BIOS lalu pilih “Power Management”, ganti pilihan “AMD Cool ‘n Quiet” menjadi enabled. Setelah itu, simpan dan restart ulang PC Anda.

Cara yang lainnya adalah dengan menginstal driver dan aplikasi untuk processor AMD Athlon 64. Aplikasi dan driver tersebut bisa Anda dapatkan pada situs resmi AMD, namun biasanya pihak pabrikan motherboard selalu duduk menyertakan juga aplikasi dan driver tersebut didalam paket penjualannya.

Setelah selesai menginstalasi, lakukan setting terhadap energy option-nya, ubah ke dalam “minimum energy consumption”. Fungsi tersebut sama dengan jika Anda mengaktifkan AMD Cool ‘n Quiet Technology pada BIOS.

6. CPU Cooling Device
CPU Cooler adalah salah satu komponen penting yang apabila tidak diperhatikan akan menimbulkan suara yang sangat mengganggu. Saat ini di pasaran telah banyak beredar cooling device dari mulai yang kelas low-end sampai dengan kelas high-end yang sudah menerapkan water cooling system.

Pada saat kita membeli sebuah processor baru, maka dalam paket penjualannya pasti akan disertakan juga sebuah cooling device standar. Biasanya cooling device tersebut hanya memakai bahan dari aluminium saja, karena memang ditujukan untuk pemakaian standar dan tidak untuk pemakaian overclocking.

Salah satu alasan mengapa cooling device hanya memakai aluminium saja adalah biaya produksinya yang cenderung kecil. Bahan dari cooling device yang baik adalah pemakaian copper (tembaga) yang dilengkapi dengan heatpipe, namun tentu saja biaya produksi yang dikeluarkan akan sangat besar jika cooling device dengan bahan tersebut menjadi standart dari paket penjualan processor.

Penggantian cooling device wajib Anda lakukan jika cooling device standar milik Anda sudah mulai mengeluarkan suara yang berisik. Suara berisik tersebut biasanya berasal dari kipas yang bekerja ekstra karena processor menimbulkan panas yang berlebih, di mana cooling device berbahan aluminium tersebut biasanya tidak bisa menyerap panas secara maksimal.

Bahan-bahan cooling device seperti copper (tembaga) yang dilengkapi dengan heatpipe sangat kami anjurkan di sini, karena selain bisa menyerap panas dengan cukup baik, kipas dari cooling device dengan bahan tersebut sudah dilengkapi dengan sensor suhu, sehingga jika panas yang ditimbulkan oleh processor hanya sedikit, maka putaran kipasnya tidak akan terlalu kencang. Sebaliknya jika processor terlalu panas, maka kipas akan menyesuaikan.

Beberapa contoh cooling device yang kami nilai bekerja cukup bagus, baik dalam hal penyerapan panas dari processor dan tingkat kebisingan dari kipas cooling device tersebut, antara lain Arctic Cooling Silencer 64 Ultra TC yang digunakan untuk processor AMD Athlon 64 atau X2 untuk socket 754 dan 939. Cooling device ini berharga sekitar US$20. Sedangkan untuk processor Intel Pentium 4 socket 478, Arctic Cooling Super Silent 4 Pro TC bisa dijadikan pilihan dengan harga sekitar US$19. Untuk socket 775 cooling device yang bisa Anda pertimbangkan adalah Arctic Cooling Freezer 7 Pro yang bisa didapatkan seharga US$34. Harga-harga didapat dari situs resminya.

Namun dalam situs resmi-nya, beberapa cooling device tersebut sudah dihentikan produksinya (discontinued), yang masih diproduksi hanyalah Arctic Coolong Freezer 7 Pro. Namun, tentu saja untuk pasaran di Indonesia beberapa cooling device tersebut masih bisa Anda temukan. Beberapa hal yang perlu diingat jika Anda ingin menggunakan cooling device tersebut adalah beratnya yang berada di kisaran 400 gr bisa membuat dudukmenyertakan an pada motherboard Anda akan kelebihan beban. Terutama jika Anda suka memindahmindahkan letak PC Anda.

7. Dua Pilihan untuk Video Card Anda
Apabila merasa video card Anda mengeluarkan suara yang sangat mengganggu, bisa melakukan dua hal terhadap video card tersebut. Cara cepat yang paling gampang adalah mengganti keseluruhan dari video card Anda tersebut dengan yang baru. Sebagai contoh, salah satu video card dengan pendingin pasif yang cukup baik adalah ASUS EAX1600XT. Namun, uang yang harus Anda keluarkan tidaklah sedikit untuk menebus video card baru, sekitar US$150–US$500 dan malah mungkin bisa lebih dari itu.

Cara yang kedua adalah dengan mengganti heatsink bawaan dari video card tersebut lengkap dengan kipas-nya. Beberapa contoh heatsink yang baik adalah produk dari Arctic Cooling atau bisa Anda lihat dalam situs www.arctic-cooling.com, untuk menemukan mana heatsink yang paling cocok untuk video card Anda. Yang perlu Anda ingat ketika mengganti heatsink tersebut adalah ukurannya. Karena jika terlalu besar, maka heatsink tersebut otomatis akan menutupi slot kosong yang ada di samping video card dan tentunya slot kosong tersebut tidak akan bisa Anda fungsikan.

8. Peredam Suara Berisik Harddisk
Harddisk juga bisa menyebabkan suara yang cukup mengganggu. Suara-suara tersebut terjadi ketika harddisk sedang bekerja yang berasal head dari harddisk yang berusaha membaca plat yang ada di dalamnya. Suara berisik juga terjadi dari putaran plat di dalamnya yang menyebabkan vibrasi pada harddisk tersebut, dan apabila Casing PC Anda kurang bagus akan menimbulkan suara yang kurang enak didengar. Cara satu-satunya untuk hal ini adalah menyediakan HDD Cooler yang berbahan aluminium dan disertai dengan kipas yang cukup baik.

9. Penggantian PSU
PSU juga merupakan salah satu komponen yang menyebabkan PC Anda menjadi berisik, terutama karena kipas blower yang dimilikinya. Saat ini pada kebanyakan PSU memakai
kipas berdiameter 12 cm, suatu ukuran yang sangat besar. Hal tersebut yang membuat sebagian besar PSU menjadi berisik. Namun jika PSU tersebut menyediakan pengontrol untuk kipas, ceritanya akan berbeda. Karena dengan begitu kita bisa mengontrol putaran kipas sesuai dengan keinginan kita.

Sebagai contoh PSU dari Antec, yaitu True Power TPII-380, power rating dari PSU ini adalah 380 watt dan mempunyai fungsi pengaturan kipas sendiri, harga yang ditawarkan juga cukup masuk akal yaitu sekitar US$75. Sangat jauh jika dibandingkan Anda membeli sebuah PSU dengan system fanless (tanpa kipas) yang saat ini bisa mencapai harga US$170.

10. Penggantian exhaust pada casing
Dalam setiap casing pasti memiliki minimal sebuah exhaust yang befungsi untuk membuang udara panas yang ada di dalam casing dan tentunya mengatur sirkulasi udara yang ada di dalam casing. Kipas exhaust yang biasanya terdapat dalam casing standar biasanya tidak memiliki kualitas yang bagus dan terkesan hanya seadanya saja. Hal tersebut yang menyebabkan timbulnya suara berisik dari kipas exhaust tersebut.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan gangguan suara tersebut adalah mengganti dengan kipas yang baru. Sebagai contoh Anda bisa menggunakan Arctic Fan 8 atau 8L yang berdiameter 8 cm dengan harga sekitar US$6. Putaran yang bisa dihasilkan dari  kipas ini maksimal 2000 RPM dengan noise level hanya sebesar 20.0 dB. Namun, yang perlu Anda perhatikan di sini adalah penyediaan tempat untuk kipas tambahan dalam casing. Pastikan dahulu pada casing Anda sudah tersedia tempat untuk kipas tambahan.

11. Peralatan Pendukung untuk Redam Suara dalam PC
Setelah semua komponen di dalam PC Anda sudah tidak mengeluarkan suara yang  mengganggu lagi, Anda pasti bisa bernafas dengan lega. Namun sejauh pengalaman kami, sekecil apapun suara yang dikeluarkan dari komponen-komponen di dalam PC, suaranya akan tetap terdengar sampai ke telinga Anda.

Untuk bisa menghilangkan suara tersebut secara total Anda memerlukan peralatan tambahan. Salah satunya dengan memakai foam peredam suara yang tentunya sudah banyak dikenal oleh para overclocker dan PC enthusiast. Salah satu contoh peredam suara yang cukup dikenal adalah produk dari Acoustic, yaitu AcoustiPack, namun sangat
disayangkan produk ini sepertinya tidak masuk ke pasar Indonesia.

Untuk alternatif lain, Anda bisa mencari foam peredam suara yang ada di pasaran Indonesia, memang hasilnya tidak akan semaksimal jika Anda memakai produk di atas namun tetap akan membuat PC Anda lebih tenang.

Ada beberapa alasan kami menyarankan Anda memakai foam peredam suara tersebut. Yang pertama peredam suara ini mampu menyerap suara yang timbul di dalam casing sehingga mencegah suara di dalam casing keluar dan bisa terdengar oleh telinga Anda dan yang kedua adalah dengan menggunakan foam ini getaran yang biasanya terasa ketika optical drive atau harddisk sedang bekerja akan hilang sama sekali, sehingga akan menyebabkan PC menjadi tenang dan tidak terdapat getaran sama sekali saat Anda memegangnya.

12. Pendinginan yang Optimal dengan Water Cooling System
Sama seperti rumus yang berlaku, bahwa air lebih ampuh untuk mendinginkan suhu yang panas dibandingkan dengan udara. Namun tentunya untuk kasus mendinginkan komponen PC, volume air yang dibutuhkan tidak boleh terlalu banyak dan tentunya dengan aliran air yang tidak terlalu cepat. Sejauh pengetahuan kami, pendinginan dengan cara ini adalah yang paling efektif untuk mereduksi panas, apalagi water cooling system tidak mengeluarkan noise sewaktu bekerja.

Ada beberapa konsep dari water cooling system. Salah satunya yang saat ini banyak diterapkan adalah dengan cara memompa air dari radiator ke dalam masing-masing water block yang sudah dipasang di dalam masin-gmasing komponen pada PC. Air tersebut akan dialirkan dari dalam radiator melewati beberapa komponen sekaligus seperti processor, video card dan bahkan chipset motherboard atau harddisk (jika water cooling system tersebut menyediakan banyak water block) untuk kemudian mendinginkan masing-masing komponen tersebut. Setelah itu air akan kembali berputar ke dalam radiator tersebut. Radiator dari water cooling system jenis ini bersifat pasif, karena tidak dilengkapi kipas. Sehingga meski berukuran lumayan besar, radiator ini tidak mengeluarkan suara sedikitpun. Konsep yang lain adalah water cooling system aktif dengan radiator yang dilengkapi kipas berukuran kecil.

Kami sarankan jangan memilih water cooling system dengan dilengkapi kipas pada radiatornya, karena hal itu tidak akan mempengaruhi kinerja dari water cooling tersebut. Salah satu contoh water cooling system yang cukup bagus menurut kami adalah produk dari Zalman, yaitu Zalman Reserator 1 Plus. Namun, tentu saja Anda harus merogoh kocek sampai dengan kisaran US$240. Harga yang cukup mahal, bukan? Selamat mencoba dan bereksperimen.

Cara Mempercepat Kinerja Windows Melalui Regedit

Jika anda mendapati sistem windows anda lambat, maka disini saya akan memberikan beberapa tips untuk mempercepat kinerja system windows kita, diantaranya dengan cara mengkonfigurasi regedit. Berikut trik-trik untuk mempercepat Windows XP tanpa software tambahan. Cara ini digunakan dengan mengutak-ngatik system registry windows kita.
Efektifitas trik-trik ini mungkin berbeda-beda, tips berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. Maka sebaiknya mengkonfigurasi trik ini dilakukan saat pertama kali selesai di intall windowsnya. Jika tidak sebaiknya Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking. Proses ini telah ada dan berkembang sejak system windows 95.
Trik-trik ini berlaku juga di system windows vista maupun windows 7 (walaupun sekarang kecepatan komputer sudah pada canggih).Tapi tidak ada salahnya kita mencoba trik-trik tersebut.Pada windows vista atau windows 7, fungsi fasilitas run harus diaktifkan terlebih dahulu lewat ‘control panel’ > ‘ taksbar & star menu , lalu beri tanda pada fungsi run nya.

1. Mempercepat Loading Windows Menu
Tweak ini adalah tweaking yang sering banyak digunakan oleh teknisi-teknisi komputer. Kelebihan cara ini adalah mempercepat akses membuka tampilan menu di komputer kita. Tweaking ini mengurangi waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
  1. Start>Run
  2. Regedit>Ok
  3. HKEY_CURRENT_USER > Control Panel > Desktop
  4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
  5. Klik kanan dan pilih “Modify’
  6. Ketik angka “0" (aslinya 400)
    Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, biasanya saya mengetiknya “0″.
Selanjutnya pada folder Desktop Klik (+), maka akan ada folder Window Metrics. Lalu ada tulisan MinAnimate, lalu Enter 2 x, dan isikan angkanya dengan O,lalu OK setelah itu Restart atau Log Off
2. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.
  1. Start>Run>regedit
  2. pilih HKEY_LOCAL_MACHINE> SYSTEM>CurrentControlSet>Control>FileSystem”
  3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih DWORD Value
  4. Buat DWORD Value dengan nama NtfsDisableLastAccessUpdate
  5. Klik kanan pada value baru terus pilih Modify
  6. Ubah data menjadi ‘1
  7. Lalu OK setelah itu Restart atau Log Off
3. Mempercepat waktu Boot
Salah satu cara Fitur dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file-file yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fitur yg satu ini.
  1. Start Menu>Run
  2. Regedit
  3. HKEY_LOCAL_MACHINE>SOFTWARE>Microsoft>DfrgBootOpt imizeFunction
  4. Cari Enable dibagian kanan regedit
  5. Klik Modify
  6. Pilih Y to enable”
  7. Lalu OK setelah itu Restart atau Log Off
Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.
4. Mempercepat Performa Swapfile
Jika kita memiliki memori lebih besar dari 256 MB, cara ini bisa dibilang tweaking yang ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, sebelum mengunakan swap file.
  1. Start>Run
  2. Ketik msconfig.exe terus tekan ok
  3. Klik tab System.ini
  4. Klik tanda plus pada tab 386enh
  5. Klik kotak new kemudian ketik ConservativeSwapfileUsage=1
  6. Lalu OK setelah itu Restart atau Log Off.
6. Mempercepat Shutdown Windows XP
Cara ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
  1. Start>Run
  2. Regedit>OK
  3. targetkan ke HKEY_CURRENT_USER>Control Panel>Desktop
  4. ada dua langkah yang dilakukan, yakni :
    • Sorot WaitToKillAppTimeout
      • Klik kanan dan pilih modif
      • Ubah value menjadi 1000 (aslinya 20000)
    • Sorot HungAppTimeout
      • Klik kanan dan pilih modif
      • Ubah value menjadi 1000 aslinya 5000)
  5. lalu OK setelah itu Restart atau Log Off
7. Mengatur kinerja aplikasi yang sering digunakan
Terkadang ada software yang sering kita gunakan di windows, untuk meringan software yang sering digunakan sebaiknya dilakukan cara ini :
  1. Start>Run
  2. Regedit>OK
  3. Targetkan ke HKEY_LOKAL_MACHINE > System >CurrentControlSet > Control, setelah itu FileSystem.
    • alternatif pertama
      • Pada kolom sebelah kanan ubah Dword Value padaContigFileAllooSize, dan Enter 2x
      • isi angkanya dengan 200.
    • Alternatif kedua
      • Apabila kata ContigFileAllooSize tidak ada, maka klik kanan pada kolom sebelah kanan.
      • Pilih New, lalu Dword Value, kemudian ketikContigFileAllooSize, Enter 2x dan isikan angkanya 200.
  4. lalu OK setelah itu Restart atau Log Off
8. Memberikan ruang pada memory
  1. Masuklah ke Regedit.
  2. Pilih HKEY_LOKAL_MACHINE, lalu SOFTWARE, kemudian Microsoft
  3. Setelah itu Windows, kemudian CurrentVersion dan terakhir Explorer
  4. Pada kolom sebelah kanan, ubah nilai AlwaysUnloadDll menjadi 1
  5. Kalau tidak ada Klik kanan pada kolom sebelah kanan dan pilih New, lalu klik String Value
  6. Beri nama Stringnya AlwaysUnloadDll, lalu Enter 2 x
  7. Dan isi angkanya dengan 1, lalu OK
  8. Kemudian Restart atau Log Off
9. Mempercepat Loading Program.
Trik ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan saja dikembalikan ke setting semula.
  1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
  2. properties
  3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘/prefetch:1′ diakhir kalimat.
  4. Klik “Ok”
Program akan loading lebih cepat.
10. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
  1. Buka Control Panel
  2. Klik Sounds and Audio Devices
  3. Klik tab Sounds
  4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
  5. Klik “No”
  6. Klik “Apply”
  7. Klik “OK”

Demikian Tipsnya Semoga Bermanfaat........

Tips meng-upgrade Komputer

Dengan semakin pesatnya perkembangan komputer dan software (aplikasi) yang digunakan, kadang “memaksa” kita sebagai pengguna komputer untuk senantiasa meningkatkan kemampuan komputernya. Spesifikasi komputer standard yang dibeli 2 atau 3 tahun lalu, mungkin jika digunakan untuk aplikasi-aplikasi saat ini mulai terasa lambat.
Bisa saja membeli komputer baru dan komputer lama dijual. Tetapi harga komputer lama tersebut mungkin akan menurun tajam, maka alternatifnya adalah meng-upgrade komponen komputer. Apa saja yang perlu di upgrade dan bagaimana tips memilih komponen komputer yang tepat?

Disini saya hanya akan membahas 3 komponen utama yang paling berpengaruh ke kinerja komputer atau aplikasi yang dijalankan di Komputer, yaitu : Memory (RAM), CPU (Processor) dan VGA (Kartu grafis). Meski komponen lain seperti hardisk dan motherboard juga berpengaruh, tetapi 3 komponen tersebut yang pengaruhnya paling besar. Berikut penjelasan masing-masing dan pengaruhnya di komputer.
UPGRADE MEMORY (RAM)
Memory komputer merupakan komponen yang mudah untuk diupgrade. Untuk mengecek berapa besar memory komputer, klik kanan My Computer > Properties akan tampil informasi tentang komputer dan memory yang digunakan (Windows). Tapi yang tertera adalah memory yang digunakan windows, karena bisa saja sebagian kapasitasnya dibagi dengan VGA di motherboard.
Memory sangat berpengaruh ke kinerja komputer, karena setiap memproses aplikasi yang ada di hardisk, akan selalu disimpan terlebih dahulu di Memory dan baru di proses oleh Processor. Jika menggunakan Windows XP dan memory komputer hanya 128 MB, maka untuk menjalankan program-program standard saja kemungkinan akan terasa berat. Jika menjalankan aplikasi seperti Corel Draw, Photoshop dan aplikasi grafik lainnya dengan Memory 256 MB pun kurang optimal.
Untuk mengetahui seberapa besar penggunaan Memory, bisa di cek melalui Task Manager (Ctrl+Alt+Del), kemudian dilihat bagian tab Performance > PF Usage. Jika dipakai menjalankan beberepa aplikasi komputer dan memory yang terpakai hampir selalu penuh, maka upgrade Memory bisa meningkatkan performance cukup besar.
Untuk mengupgrade memory, tinggal membeli memory yang sesuai dengan memory komputer, dan memasang disamping memory yang sudah ada, karena biasanya disediakan minimal 2 slot Memory (tempat memasang memory). Yang perlu diperhatikan adalah jenis memory yang digunakan. Untuk komputer lama, biasanya masih menggunakan SDRAM, sedangkan saat ini rata-rata tipe DDR SDRAM (atau sering disebut DDR saja). Untuk DDR ada DDR1, DDR2 dan DDR3, dan ini harus sama tipenya dengan Memory yang ada di komputer.
Bagaimana mengetahui Tipe Memory di komputer ?
Jika masih mempunyai buku panduan (manual) Motherboard, maka disana dijelaskan tentang spesifikasi komponen yang didukung termasuk Tipe Memory. Cara lainnya adalah dengan software gratis CPU-Z yang bisa di download dari http://www.cpuid.com/. Dengan aplikasi ini bisa diketahui jenis memory dan Ukuran/kapasitasnya.
Jika komputer masih mempunyai memory 512 MB atau kurang, maka upgrade memory biasanya akan cukup membantu meningkatkan kecepatan komputer.
UPGRADE CPU (PROCESSOR)
Processor akan berpengaruh cukup besar ke kinerja komputer. Tetapi untuk mengupgrade processor tidak semudah mengupgrade memory, karena untuk melepas dan memasang beberapa CPU kadang harus memerlukan teknik khusus. Yang perlu diperhatikan adalah kesamaan socket CPU di motherboard. Untuk mengetahuinya bisa dilihat di buku Manual Motherboard atau dengan program CPU-Z.
Upgrade CPU akan meningkatkan kecepatan hampir semua program komputer, terutama program yang menggunakan perhitungan sangat kompleks seperti Matlab, Rendering animasi 3D, Programming, Pengolahan Citra/Image di Photoshop, Memproses grafik yang cukup banyak dengan Corel Draw dan lainnya.
UPGRADE VGA (Kartu Grafis)
VGA (Kartu grafis) merupakan komponen yang memproses image dan menampilkannya di monitor. Kemampuan VGA akan mempergaruh ke gambar yang dihasilkan di monitor, biasanya untuk menampilkan Animasi 3D, Game 3D, grafik 3D dengan kompleksitas yang tinggi dan lainnya. Jika tidak menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut, VGA standard atau yang biasa menjadi satu dengan motherboard (on-board) biasanya sudah mencukupi.
Yang perlu diperhatikan ketika meng-upgrade VGA adalah slot yang digunakan. Ada slot AVG, PCI, PCI-E dan PCI-E 2. Untuk mengetahui bisa dilihat di buku manual motherboard yang disertakan atau melihat langsung di motherboard. Kemudian yang sering salah, hanya menilai besar Memory VGA saja. Karena yang lebih penting adalah Clock Memory VGA dan GPU Frequency (Processor yang ada di VGA). Misalnya VGA 128 MB dengan Clock Memory 500 MHz dan GPU 400 MHz akan lebih cepat dibanding VGA 256 MB dengan Clock Memory 400 MHz dan GPU Frequnecy 300 MHz. Jika sudah familiar dengan VGA, Bus Width (lebar jalur data) juga berpengaruh ke kecepatan VGA.
Semoga bermanfaat.

Tips Dan Trik Membuat Komputer Anti Lelet

Sebagai pengguna komputer tentunya kita menginginkan mempunyai komputer yang mempunyai kinerja optimal, cepat dan stabil. Saya menyebutnya “komputer anti lelet”.  Dalam artikel perdana ini saya ingin berbagi pengalaman dengan pembaca blog fastncheap tentang bagaimana cara membuat komputer anti lelet dengan melakukan beberapa perawatan dan tune up sederhana terhadap komputer untuk meningkatkan kinerja windows.
Sebelum membuat komputer anti lelet, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa hal yang menyebabkan performa komputer kita lambat, sering hang bahkan muncul berbagai error yang meyebabkan komputer crash sehingga tidak nyaman lagi digunakan.   Beberapa hal paling umum yang dapat menyebabkan masalah pada komputer sehingga komputer kita terasa lelet kita diantaranya adalah:
  1. Mengabaikan Minimum Hardware Requirements, ketika menginstal  suatu aplikasi.
    Semua software / aplikasi mempunyai spesifikasi minimal hardware komputer yang diperlukan agar aplikasi tersebut dapat berjalan normal.  Dan kita ingat itu adalah spesifikasi minimal , jadi agar aplikasi tersebut bisa berjalan optimal spesifikasi komputer kita harus lebih tinggi dari system requirement  aplikasi tersebut.
  2. Overheating pada komponen hardware, beberapa komponen hardware yang sering terjadi overheat adalah Processor, Mainboard, VGA Card dan Power Supply. Overheat pada komponen hardware tersebut bisanya terjadi  karena tidak optimalnya kerja system pendingin (misalnya fan Processor),  komputer ditempatkan di ruangan yang memang mempunyai temperatur cukup tinggi atau bisa juga karena komputer yang dioperasikan 24 jam nonstop.
  3. Live time, hardware komputer juga tidak bisa melawan usia, terutama untuk komponen kapasitor pada mainboard dan hardisk. Secara umum komputer yang telah beroperasi diatas 5 tahun sudah saatnya diupgrade atau diganti baru.
  4. Terlalu banyak software yang diinstall, banyak proses yang berjalan di background, terdapat virus, malware dan spyware yang memakan resource Processor dan Memory yang pada akhirnya dapat menyebabkan komputer kita terasa sangat lelet.
Setelah kita mengetahui beberapa penyebab umum komputer menjadi lelet, maka saatnyalah sekarang kita mempersiapkan  dan melakukan beberapa langkah tune up windows untuk membuat komputer anti lelet.
  1. Ketahui spesifikasi komputer kita, jangan ragu untuk meng-upgrade komponen terutama untuk RAM yang masih dibawah 1 GB.  Apabila anda berminat membeli komputer baru, menurut saya spesifikasi minimal saat ini adalah komputer sekelas Intel Core 2 Duo, RAM DDR3 2 GHz,  Hardisk SATA 250 GB dan 530 Watt Power Supply.
  2. Bersihkan komponen hardware, buka casing CPU dan bersihkan debu yang menempel pada mainboard, fan dan peripheral lainya dengan menggunakan sikat halus dan vacum cleaner.
  3. Bila memang spek komputer kita pas-pasang instal-lah program yang benar-benar diperlukan saja. Ada baiknya juga untuk menggunakan program alternative yang mempunyai ukuran kecil dan tidak memakan banyak resource, diantaranya adalah:
    • Open Office,  untuk membuka dan mengedit dokumen
    • Foxit Reader, untuk membaca dokumen PDF
    • Opera Mini, untuk browsing  lebih cepat dan aman
    • 7 Zip untuk membuat dan membuka file kompresi
    • VLC Media Player untuk menjalankan file multimedia
  4. Bersihkan komputer dari virus, spyware dan malware dengan virus scanner seperti misalnya Norman Malware Cleaner, lalu install antivirus yang tidak memberatkan komputer, saya sendiri menggunakan avast free antivirus dan pastikan selalu update.
  5. Disable Automatic Update pada windows, sebagai gantinya download security update dan hotfix terbaru menggunakan Windows Update Downloader dari windowsupdatesdownloader.com
  6. Disable windows services yang tidak digunakan, caranya adalah sbb:
    • Klik start – run – ketik: services.msc
    • Double klik pada service yang tidak dipakai, pada pilihan start up type pilih disable
    • Beberapa service windows yang bisaanya tidak terpakai diantaranya : Alerter, Clipbook, Distributed Link Tracking Client, Fast User Switching, Help and Support , Indexing Service, IPSEC Services,  Netmeeting Remote Desktop Sharing,  Portable Media Serial Number,  Remote Desktop Help Session Manager, Remote Procedure Call Locator, Remote Registry, Remote Registry Service, Secondary Logon, Routing & Remote Access, Server,  SSDP Discovery Service , Telnet,  TCP/IP NetBIOS Helper,  Upload Manager, Universal Plug and Play Device Host, Wireless Zero Configuration (bagi yang tidak menggunakan wireless device).  Untuk komputer yang tidak terhubung ke jaringan disable juga
      komputer Browser, Messenger, Windows Time .
  7. Matikan beberapa aplikasi yang berjalan otomatis saat windows startup. Saya menggunakan tools Start Up Control Panel untuk mengontrol program apa saja yang perlu atau tidak perlu di load saat windows start up. Download programnya di www.mlin.net/StartupCPL.shtml, lalu jalankan dan disable beberapa service yang tidak diperlukan
  8. Matikan System Restore pada beberapa partisi atau keseluruhan drive. Selain dapat meningkatkan kecepatan windows, mendisable fitur ini akan menghindari  boomerang yang terjadi karena adanya virus yang bercokol di file-file restore point.
    • Caranya: klik kanan icon My komputer – klik Properties – klik tab System Restore – check  Turn off system restore
  9. Bersihkan desktop dari shortcut dan file yang tidak sering terpakai. Untuk menyimpan file data sebaiknya simpan di folder atau drive tersendiri. Gunakan wallpaper yang tidak memakan banyak resource memory atau gunakan saja background warna pada tampilan desktop.
  10. Atur Visual Effects for Better Performance,
    • Caranya: klik kanan My komputer – klik Properties – klik tab Advance – pada menu Performance pilih setting,
      pada tab visual effect pilih Adjust for best Performance.
  11. Bersihkan temporary file yang ada dilokasi C:Documents and Settings-namauser-Local Settings-Temp dan C:Windows-Temp
  12. Jalankan Disk Cleanup Wizard untuk meng-compress old file dan membersihkan file-file yang tidak diperlukan.
    • Caranya klik startrun – ketik : cleanmgr 
  13. Jalankan Disk Defragmenter secara teratur untuk merapikan kembali data-data yang tersimpan pada hardisk.
    • Caranya klik startrun – ketik : dfrg.msc
  14. Jalankan tools Checkdisk untuk memastikan struktur file dan direktory pada hardisk bebas dari error.
    • Caranya : Buka Windows Explorer, Klik kanan pada hardisk yang aka di scan, pilih Properties,  pilih tab Tools, pilih Error Checking, klik Check Now.
    • check Automatically fix file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sector
  15. Install ulang Windows dan Aplikasi.  Apabila dirasa komputer sudah terlalu banyak masalah, inilah jurus terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat komputer kita kembali ke performa awal, selamatkan semua data ke partisi atau hardisk yang lain lalu mulai lagi semuanya dari awal, reinstall Windows dan program aplikasi lainnya.
Demikianlah sedikit cara perawatan dan tune up windows untuk membuat komputer kita selalu bekerja optimal alias anti lelet.  Dalam artikel ini saya masih menggunakan sistem operasi Windows XP, meskipun beberapa tips diatas pada prinsipnya dapat juga diterapkan pada OS yang lain.
Semoga bermanfaat!

Mengatasi Komputer lelet

Komputer lelet? Hampir setiap orang pasti pernah mengalami keadaan seperti ini. Mungkin ini adalah hal lama, tapi apakah anda sudah tau cara mengatasinya? Jika belum silahkan tips berikut ini. Untuk mengetahui mengapa komputer bekerja lambat, lemot, berat, maka kita perlu tahu program-program yang menggunakan memori yang besar. Cara mengeceknya dengan ‘Task Manager’.
Ctrl+Alt+Del >> Task Manager >> tab “Process”
Di sini dapat terlihat aplikasi yang memakan memori. Silahkan di-close/end process program-program yang tidak diperlukan.
Bersihkan harddisk dengan antivirus terupdate. Gunakan antivirus yang lokal maupun interlokal (cem telpon aje Mengatasi Komputer Lelet Image ). Yang lokal bisa pake Smadav/PCMav, yang internasional bisa pake AVG/Avast/BitDefender.
Matikan Start-Up Application. StartUp Application adalah program-program yang berjalan otomatis ketika kita mulai menjalankan Windows. Cara untuk mematikannya:
“Start” >> “Program” >> “Startup”
Lalu Delete semua icon yang ada di folder StartUp
Ada banyak start-up program lain yang mungkin tidak terdeteksi di folder start-up. Untuk mematikan program-program ini, bisa memakai program bernama “Whats Running”. Cara menggunakannya ialah:
Jalankan aplikasi What’s Running >> Tab “Startup” >> uncheck semuanya
Untuk Windows 7:
Control Panel >> Performance Information & Tools (manfaatkan fitur search)>> Adjust Visual Effects
Di tab “Visual Effects”, pilih “Adjust for best performance”. Atau di list yang terdapat di bagian bawah, silahkan uncheck tampilan visual yang tidak diperlukan. Karena semakin banyak yang di-check, maka semakin banyak memori yang digunakan.
gunakan program “TuneUp Utilities”. Program ini dapat menyelesaikan almost semua masalah penyebab komputer lambat (termasuk menggunakan solusi-solusi #1 – #4). Aktifkan Turbo Mode agar kompi bekerja dengan lebih cepat.
gunakan program bernama CCleaner. Program ini berfungsi menghapus data-data yang “kurang” diperlukan yang biasanya memakan memori komputer. Seperti temporary files, unused icons, permasalahan registry, cache, cookies, dll.
Semoga tips ini bisa membantu anda mengatasi permasalahn pada komputer anda.